Yagna Semesta Initiative

YAGNA SEMESTA INISIATIF

Ruang kolaboratif untuk berbagi pemikiran dan ekspresi. Diprakarsai oleh Yuga Anggana bersama teman-teman terdekat, inisiatif ini merangkum karya, gagasan, dan perjalanan bersama dalam dunia musik, pendidikan, serta kehidupan budaya.

KABAR TERBARU

[NANTIKAN]

ARTIKEL

Penerjemah yang Hilang

Masa depan sebuah tradisi ditentukan oleh ada atau tidaknya orang-orang yang bersedia menjadi jembatan. Yang mau berjalan bolak-balik antara ingatan dan masa depan. Yang mendengarkan yang lama tanpa memusuhi yang baru. Yang memahami yang baru tanpa melupakan yang lama.

Lanjutkan membaca »

Kuncen sebagai Kurator

Saya mulai membayangkan, jangan-jangan yang paling dibutuhkan dunia seni hari ini bukan lebih banyak kurator. Tapi lebih banyak orang yang benar-benar bersedia tinggal, mendengar, dan merawat. Orang yang tidak perlu namanya ada di poster.

Lanjutkan membaca »

Seniman sebagai Masyarakat Biasa Saja

Yang perlu diperkuat bukan semangatnya. Tapi kesadarannya. Kesadaran bahwa kerja seni tidak cukup berhenti pada membuat sesuatu yang indah. Ia juga harus mampu menjaga hubungan manusia dengan pengetahuan yang membuat mereka tetap merasa punya akar.

Lanjutkan membaca »

Arsip yang Belum Sempat Berserakan

Mahardhika Yudha bicara tentang arsip kolonial yang kini berserakan di internet. Tapi saya justru terus memikirkan arsip-arsip yang belum sempat berserakan, karena masih hidup di kepala orang-orang yang sedang menua.

Lanjutkan membaca »

Tamu Sekaligus Tuan Rumah

Yang saya bawa pulang dari kelas Gintani akhirnya bukan rumus teknis atau panduan langkah demi langkah. Yang saya bawa pulang adalah kesadaran sederhana: selama ini Erkaem sebenarnya sudah punya fondasi. Kami saja yang tidak pernah menyadarinya sebagai fondasi.

Lanjutkan membaca »